Arsip untuk Mei, 2007

Ilmuwan Mesir: Lebih dari 60 Hadits Nabi Terbukti Secara Ilmiah

Mei 31, 2007

eramuslim – Cendekiawan Mesir Dr. Zaghlul an-Najjar menemukan bahwa Allah telah menurunkan lebih dari 1.000 ayat yang secara tegas berkaitan dengan tema mukjizat ilmiah. An-Najjar juga mengungkapkan, ada lebih dari 60 hadits Nabi saw telah berbicara tentang hakikat ilmiah di alam semesta ini.

Lebih lanjut an-Najjar, seperti dilansir situs Mishr al-’Arabiyyah, mendorong perlunya seorang Muslim dan Muslimah untuk mempelajari bagaimana mempertahankan Al-Qur’an dan Sunnah Nabi serta para sahabatnya. Pasalnya, Nabi dan para sahabatnya itu merupakan kebenaran yang nyata.

(lagi…)

Perekonomian Sadirot Terancam Roboh Karena Rudal-Rudal Pejuang Palestina

Mei 31, 2007

Jerussalem Post (JP) terbitan Israel mengutip ungkapan Menteri Industri dan Perdagangan Israel Elie Yeshay. “Aktifitas pabrik di Sadirot nyaris hancur, akibat serangan rudal pejuang Palestina, ” katanya.

Menurut JP, Yeshay mengungkapkan kalimat itu dalam laporan yang ia ajukan kepada pemerintahan penjajah Israel. Disebutkannya, “Berbagai aktifitas diperkirakan terhenti sama sekali. Karena sejumlah besar buruh dan pekerja takut melintas di jalan yang mengarah ke tempat mereka bekerja. Mereka takut terkena rudal-rudal Palestina yang terus-menerus menjatuhi wilayahnya. ”

Dalam hal ini, Kepala Persatuan Pengusaha Israel Yehoda Sagef mengatakan bahwa kerugian pabrik-pabrik di Sadirot mencapai angka sekitar 15 juta dolar US akibat rudal-rudal Palestina yang terus menghujani Sadirot. Akibatnya, kondisi ekonomi di Sadirot sangat tidak stabil. Menurut Yehoda Sagef setelah ia melakukan kunjungan ke Sadirot, kondisi perekonomian Sadirot sangat memprihatinkan.

“Kerugian di tiga tahun terakhir mencapai 15 juta dolar. Ini termasuk menurunnya pungutan pajak yang biasanya diambil dari pabrik-pabrik tersebut, dan lumpuhnya produksi dalam berbagai fase waktu, hingga mengakibatkan kerugian yang tak langsung, ” ujarnya.

Menurut kalkulasi sementara organisasi Perhimpunan Pengusaha Israel, belakangan ini ada 150 orang Zionis yang meninggalkan tempat kerja mereka. Sementara ada 25% pabrik yang memindahkan area kerja mereka ke luar Sadirot. Dan 85% pabrik di Sadirot kini sepi pekerja dengan tingkatan yang berbeda-beda.

Di sisi lain, ada sejumlah pabrik yang menyatakan bahwa ketidakhadiran pekerjanya mencapai 5% setiap hari, dan sebanyak 45% pabrik menyebut ketiadaan karyawannya setiap hari berkisar antara 6-10%. Sementara pabrik yang kehilangan karyawannya sebanyak 11% setiap harinya, mencapai 45% pabrik. Dan yang parah, 92% pabrik menyatakan sulit mencari tenaga kerja yang bisa menggantikan posisi mereka yang mogok kerja karena takut tertimpa rudal.

Sadirot adalah lokasi paling parah yang dirasakan penjajah Israel. Segef menghujat pemerintah penjajah Zionis yang selama ini hanya mengumbar janji untuk memberi dukungan ke wilayah perekonomian di Sadirot sebanyak 10 juta dolar. Ia juga meminta agar diberi kemudahan pungutan pajak dengan dispensasi 50% dari pajak normal.(na-str/pic)

Rokhmin Dahuri: Saya Siap dan Ikhlas Jadi Korban Kelemahan Sistem

Mei 31, 2007

Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Rokhmin Dahuri mengaku sama sekali tidak berniat untuk melakukan pelanggaran hukum, apalagi melakukan korupsi. Meski demikian sebagai warga negara, ia akan bertanggung jawab dan tunduk pada supremasi hukum.

“Saya siap dan ikhlas untuk menerima apapun sebagai sebagai akibat dari kelemahan sistem, yang tidak ada dalam pikiran saya sedikitpun, sehingga menjadikan saya sebagai korbannya, “ujarnya dalam jumpa pers, di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, Jakarta, Rabu (30/5).

Rokhmin menyatakan, dirinya hanyalah korban dari sistem keuangan pemerintahan yang lemah, sehingga banyak kegiatan di seluruh departemen yang tidak tercover oleh mekanisme APBN.

Lebih lanjut Ia menegaskan, untuk mencegah kasus serupa terulang lagi pada departemen lainnya, maka diperlukan suatu perbaikan mekanisme sistem keuangan.

“Bagi saya lebih baik berkonsentrasi untuk memperbaiki sistem kenegaraan yang lebih baik, sehingga tidak ada lagi korban-korban sistem dikemudian hari, ” jelas Dosen IPB itu.

Ia berharap, penyelesaian kasusnya dapat dilakukan dengan jujur dan adil, serta tidak tebang pilih.

Sementara itu, Kuasa Hukum Rokhmin, M. Assegaf menyatakan, kasus dana non-budgeter ini bukan hal yang baru, hampir semua departemen memilikinya, namun tidak tersentuh hukum.

“Hampir semua departemen punya dana non-budgeter, tapi yang lain aman-aman saja, ” imbuhnya. (novel)

PKS Minta Penjelasan KPK Soal Dana Non-Budgeter DKP

Mei 31, 2007

Mantan Presiden Partai Keadilan Hidayat Nurwahid dan Presiden PKS Tifatul Sembiring meminta penjelasan Komisi Pemberantasan Korupsi terkait dugaan aliran dana non-budgeter yang masuk ke partai mereka.

Presiden PKS Tifatul Sembiring menegaskan, partainya sepenuhnyamendukung upaya KPK untuk mengungkap dan menghukum koruptor, serta memberikan dukungan secara langsung, agar KPK lebih berani, lebih tegas, lebih keras, terutama untuk menangkap koruptor kakap.

“Kami mendukung upaya pemberantasan korupsi, jika ada kader PKS yang terlibat, adili saja, beri punishment, namun harus melalui prosedur hukum yang berlaku, bukan sekedar hanya rumor-rumor, atau bahan yang belum jelas validitasnya, sebab itu bisa menimbulkan fitnah, dan jauh dari pada niat pemberantasan korupsi, ” ujarnya saat jumpa pers usai mengadakan pertemuan tertutup dengan pimpinan KPK, di Kantor KPK, Jakarta, Rabu (30/5).

Menurutnya, partai yang dipimpinnya sangat setuju jika kasus aliran dana non budgeter DKP ini diselesaikan melalui prosedur hukum, dan bukan melalui jalur politik.

“PKS setuju kasus dana DKP ini diselesaikan melalui proses hukum, tidak dibawa ke ranah politik, sebab nanti bisa mementahkan kasus hukumnya sendiri, ” imbuhnya.

Terkait dengan dugaan keterlibatan partainya yang dituding menerima dana DKP, Tifatul menyatakan bahwa pihaknya sudah menanyakan kebenaran data tersebut kepada KPK, dan pimpinan KPK menyatakan bahwa tidak pernah mengeluarkan daftar seperti yang beredar di masyarakat.

Dalam pertemuan itu, Tifatul dan Hidayat juga menyertakan tiga buku laporan yang sudah diaudit oleh KPU, di mana penerimaan dana yang dimaksud tidak tercantum dalam laporan itu. Dan mengenai keterlibatan Anggota DPR FPKS Fachry Hamzah, Tifatul juga mencoba mengklarifikasi statusnya kepada KPK, meski demikian pihaknya telah berkomitmen untuk mengembalikan dana yang diterima oleh kadernya, walaupun ketika menerima belum menjabat sebagai anggota DPR.

Senada dengan itu, Mantan Presiden Partai Keadilan yang juga Ketua MPR RI Hidayat Nurwahid juga mempermasalahkan validitas data yang beredar dimasyarakat, dan keakuratan pencantuman nama partainya dalam berita acara di persidangan.

“Apa yang dibacakan dalam berita acara Rokhmin tidak menyebut PKS menerima 300 juta rupiah. Yang selalu disebut PKS, terkait dengan nama orang, bukan partai secara institusional. Kemudian, setelah menerima laporan pembukuan partai tahun 2003-2004 tidak seperti yang muncul belakangan ini, ” jelasnya.

Hidayat menambahkan, agar kasus ini tidak terulang lagi, dirinya meminta KPK dapat memberikan masukan yang kuat kepada DPR untuk penyempurnaan UU Pilpres dan Pemilu.(novel)

Misyal: Upaya Dunia Perdaya Hamas Akan Berbalik ke Israel

Mei 31, 2007

London – Infopalestina: Khalid Misyal, kepala biro politik Hamas mengingatkan bahwa upaya dunia untuk memperdaya gerakan ini justru akan menimbulkan ledakan di wajah Israel dan mengancam keamanan di kawasan regional.

Dalam jumpa persnya dengan harian Gradian Inggris edisi Rabu (30/05) Misyal menyatakan, embargo yang terus diberlakukan kepada rakyat Palestina akan menyebabkan ledakan di wajah Israel dan percikannya akan menimpa semua negara di kawasan regional. Sebab embargo merupakan siksaan missal dan kejahatan dan ternyatan kejahatan itu semakin menjadi setelah kesepakatan Mekah.

Misyal menambahkan, serangan roket Palestina yang dilakukan Batalion Al-Qassam ke permukiman Israel akan terus berlanjut meski Israel melakukan pembalasan luas yang mengorbankan rakyat banyak dua pekan lalu.

Ia menegaskan, hak Palestina adalah membalas kejahatan Israel tanpa melihat efektifitas sarana yang digunakan dan penjajah lebih banyak memiliki sarana menekan jajahannya.

Ketua biro politik Hamas ini membuktikan bahwa Ariel Sharon mantan PM Israel terpaksa melakukan penarikan Israel dari Jalur Gaza dan sebelumnya Ehud Barak hengkang dari Libanon tahun 2002 serta Amerika yang kuwalahan menghadapi perlawanan di Irak.

Misyal optimis bahwa kondisi ke depan akan berpihak kepada Palestina meski dunia membela Israel. (atb)

Kondisi Sidrut Hancur Akibat Roket Al-Qassam

Mei 31, 2007

Infopalestina – Nazerat: Harian Israel Jerusalem Post mengutip ucapan Menperindagnya, Eli Yasyai bahwa aktifitas produksi dan pabrik di Sidrut hampir hancur akibat serangan roket Al-Qassam.

Harian ini menyatakan, Yasya dalam laporan yang disampaikan kepada pemerintahnya bahwa semua pekerjaan di permukiman Sidrut dihentikan secara penuh karena sejumlah buruh takut pergi ke tempat kerja mereka akibat serangan roket Al-Qasssam.

Pada saat yang sama, ketua umum Asosiasi Produsen di Israel Yahuda Sigaf menyatakan, kerugian pabrik-pabrik di permukiman Sidrut mencapai 15 juta dolar akibat serangan roket Palestina. Sigaf menyatakan, kondisi industri di Sidrut sangat terancam dan kerugian selama tiga tahun belakangan mencapai 15 juta dolar.

Berdasarkan data statistic yang dihimpun oleh asosiasi industri ada 150 pekerja Israel meninggalkan pekerjaan mereka dan 25% dari industri itu pindah ke wilayah yang lebih aman. Sementara sekitar 85% industri itu kehilangan pekerjanya. (atb)

Pejabat HAM Dunia : Tim Kuartet Harusnya Akui Pemerintahan Palestina

Mei 31, 2007

Infopalestina-Gaza : Laporan khusus Lembaga HAM internasional untuk Palestina yang diwakili Jhon Dougard menegaskan, bahwa Israel terus menerus melakukan pelanggaran terhadap undang-undang HAM internasional di  Palestina.

Dalam pernyataan persnya kemarin Selasa (29/5) Dougard merasa heran atas sikap Tim Kuartet yang akan mengadakan pertemuanya hari ini yang pura-puta tidak tahu terhadap masalah ini, bahkan mereka menerapkan sejumlah sangsi pada pemerintahan Palestina yang mendapat dukungan penuh dari rakyat Palestina pada pemilu 2006 kemarin.

Pejaban HAM internasional ini mengungkapkan, Tim Kuartet yang terdiri dari PBB, Uni Eropa, Amerika dan Rusia telah melupakan sejarah di kawasan. Ia menegaskan bahwa peristiwa musim panas kemarin kini kembali terulang. Ia mengisyaratkan penyerangan Israel terhadap Libanon dan Gaza.

Dougard mengatakan, dalam dua bulan terakhir Israel telah membantai 50 warga dan melukai 180 lainya. Ia menyebutkan, Israel sengaja mengarahkan rudal-rudalnya kepada rakyat, sebagaimana para serdadunya pun dengan sengaja mengincar warga Palestina. Hal ini jelas-jelas bertentangan dengan undang-undang internasional.

Tindakan Israel memenjarakan sebagian menteri Paleestina disamping berusaha membunuhi sebagianya jelas terang-terangan melanggar perjanjian Jenewa dan semakin menjauhkan dari upaya damai.

Ia juga menjelaskan bahwa perluasan permukiman Israel di wilayah Palestina bertentangan dengan Road Map (peta jalan damai), seperti pembangunan tembok rasial yang bertentangan dengan keputusan konsultatif Mahkamah internasional tahun 2004.

Doagard menambahkan, Israel telah melakukan 549 cara untuk menghabisi gerakan perlawanan Palestina. Seperti menahan pajak Palestina yang merupakan hak pemerintahan Palestina. Mengakibatkan kondisi kemanusiaan semakin mengkhawatirkan.

Tidak mungkin menghormati hak-hak kemanusian atau melanjutkan upaya perdamaian kalau tidak ada upaya dari masyarakat internasional  untuk menekan Israel atau mungkin juga Palestina agar menghadapi berbagai kendala untuk berdirinya Negara Palestina yang merdeka, tegasnya.

Pada saat yang sama penjabat Internasional ini meminta Tim Kuartet agar mengakui pemerintahan persatuan Palestina sepenuhnya. Apakah mereka itu dari Fatah atau dari Hamas. Tidak mungkin sampai pada perdamaian secara adil tanpa ada arahan dari Tim Kuartet. Ia juga menegaskan pentingnya Tim Kurtet melakukan intervensi segera secara adil dan tidak berat sebelah.(asy)

Pesawat Tempur Israel Gempur Kamp Latihan al Qassam di Rafah

Mei 31, 2007

Infopalestina-Rafah: Pesawat tempur Zionis Israel, Selasa malam (29/05) melancarkan 4 serangan udara ke kamp latihan Brigade al Qassam, sayap militer gerakan Hamas, di Atzmona, sebelah barat Rafah, wilayah selatan Jalur Gaza.

pesawat tempur israel
Koresponden Infopalestina menyebutkan, pesawat tempur F-16 melancarkan 4 serangan rudal ke kamp latihan Brigade al Qassam di Rafah. Serangan pesawat Israel buatan Amerika ini menghancurkan kamp secara total.

Para aksi mata menjelaskan, kamp latihan al Qassam saat itu dalam keadaan kosong, tidak ada warga dan mujahidin di lokasi. Sehingga serangan ini tidak menimbulkan korban jiwa di pihak Palestina.

Pesawat tempur Israel kembali melanjutkan gempuran ke kamp-kamp latihan, markas Pasukan Eksekutif Depdagri dan institusi-institusi sipil Palestina. Para pengamat menganggap aksi Israel ini sebagai buktu kegagalan lembaga militer Israel dalam menetapkan target serangan mereka. (seto)

Israel Bunuh Aktivis Perlawanan Palestina di Jenin

Mei 31, 2007

Infopalestina-Jenin: Pasukan khusus Israel, Selasa malam (29/05) membunuh salah seorang aktivis “Brigade Abu Amar”, sebuah kelompok militer baru yang diumumkan dua hari terakhir di barat Jenin, wilayah utara Tepi Barat.

Sumber lokal di Jenin mengatakan, pasukan penjajah Zionis Israel membunuh seorang pemuda bernama Muhammad Hisyam Shaleh Mar’a (22 tahun) saat mobil yang yang dikendarai pasukan khusus Israel yang menyamar mendekati korban di dekat sekolah putrid di desa Kafer Dan. Mereka langsung memberondong korban dengan 6 tembakan di bagian leher dan mengakibatkan korban meninggal seketika itu juga.

Jasad korban di evakusi ke rumah sakit Khalil Sulaiman di kota Jenin setelah diusung keliling jalan-jalan kota oleh warga sambil meneriakan yel-yel anti menjajah dan menyerukan terus dilakukan perlawanan.

Mar’a adalah orang pertama yang gugur dari kelompok pejuang militer Brigade Abu Amar (kuniyah/sebutan untuk Yaser Arafat) yang diumumkan berdirinya di daerah barat Jenin dua hari yang lalu.

Sebanyak 40 orang bersenjata dari Brigade al Aqsha, sayap militer gerakan Fatah, mendeklarasikan berdirinya “Brigade Abu Amar” dengan meminjam nama sebutan mendian Presiden Palestina Yaser Arafat. Dalam deklarasinya, Brigade Abu Amar menegaskan bahwa “jalan perlawanan adalah jalan paling utama menuju kebebasan dan pembebasan, serta pendirian negara Palestina di seluruh tanah histories dengan ibukota al Quds al Syarif.” (seto)

Selama 1 Pekan Israel Bunuh 18 dan Lukai 80 Palestina

Mei 31, 2007

Gaza, Infopalestina: Selama sepekan, serdadu Israel membunuh 18 warga Palestina ditambah 80 korban luka-luka dalam 1634 pelanggaran hak-hak Palestina dalam rentang 22-28 Mei ini.

Sehingga sejak awal tahun ini Israel telah melakukan pelanggaran sebanyak 27.241 kali. Angka dikumpulkan oleh Pusat Informasi Nasional Palestina yang berada di bawah departemen informasi Palestina yang diterima oleh Infopalestina pada Selasa (29/05). Selama rentang itu Israel menggunakan seluruh cara untuk menghancurkan semua infrastruktur milik bangsa Palestina.

Laporan tersebut menegaskan bahwa pasukan Israel menembaki warga Palestina dan kepemilikan mereka sebanyak 90 kali selama sepekan dalam 40 operasi penangkapan warga yang menyebabkan 126 warga ditangkap. Untuk aksi penyergapan dan penggeledahan sebanyak 76 kali dan serangan sebanyak 223 kali.

Selama sepekan Israel juga membuka 45 operasi pemasangan perlintasan militer dengan memasang 109 perlintasan militer dan menahan 347 kali barang milik Palestina disamping merusak lahan Palestina sebanyak tiga kali. (atb)