Kejahatan Israel di Kuburan Al-Arqam

By adakabarapa

Gaza – Infopalestina: Sebuah laporan dari Ketua Dinas Statistik di Departemen Urusan Tahanan mengungkap tindakan kejahatan yang dilakukan pemerintah penjajah Israel terhadap jasad-jasad syuhada Palestina yang gugur dalam operasi syahid.

Laporan yang diterima oleh Infopalestina, Senin (13/08) menyatakan, pelanggaran yang paling kentara yang dilakukan Israel adalah apa yang disebut dengan “kuburan massal Al-Arqam” kuburan yang disiapkan tidak agamis dan tidak manusiawi yang aman buat pekuburan. Sebab Israel mengubur jasad-jasad korban ala kadarnya dan hanya diberi nomer di atas nisannya. Nomer-nomer itu sebagai tanda bagi pihak Israel dengan kasus-kasus yang dilakukan oleh pihak yang bersangkutan di nomer itu. Karenanya, disebut kuburan “Al-Arqam” (nomer-nomer). Sebagai nomer-nomer itu hilang tulisannya.

Laporan yang ditulis oleh Ketua Dinas Statistik di Departemen Urusan Tahanan, Abdunaser Farawinah ini menyatakan, apa yang dilakukan Israel ini sangat bertentangan dengan hukum internasional, nilai kemanusiaan, moral dan perasaan keluarga syuhada yang bersangkutan. Penjajah Israel memang sengaja sejak tahun 1967 untuk memberikan sanksi kepada syuhada Palestina setelah mereka tewas dengan tidak boleh di kubur sesuai dengan tata cara agama Islam. Terkadang-kadangIsrael menggunakan jasad-jasad itu untuk tawar-menawar dan pelecehan.

Sebelumnya, Israel menolak dikembalikannya jasad syahid Muhammad Farawinah dan Hamid Rantisi yang gugur dalam operasi “waham mutabaddid” sampai serdadu Israel Geliad Salit dibebaskan.

Dalam konteks yang sama, harian Israel Yediot Aharonot Israel awal Januari 1994 mengungkap adanya dua kuburan syuhada Palestina; kuburan Jisr Banat Yakob dan kuburan Jisr Damiah dan lainnya di wilayah militer tertutup antara Jericho dan Jisr Damiah di Ghar Jordania. Kuburan itu berada dikelilingin kabel listrik Israel dan dikelilingin oleh tembok yang berpintu besi dengan tulisan dengan bahasa ibrani (“kuburan korban dari musuh”). Di sana ada sekitar 100 kuburan dengan memiliki nomer 5003 – 5107.

Laporan ini meminta kepada dunia internasional untuk mengungkap kuburan “nomer” rahasia yang bertentangan dengan hukum internasional, rasa kemanusiaan, dan agama. (bn-bsyr)

Tinggalkan Balasan