Arsip untuk ‘Uncategorized’ Kategori

Laporan PBB Bukti Kredibilitas Hamas dan Menuntut Persidangan Petinggi Israel

September 17, 2009

Gaza – Infopalestina: Gerakan Perlawanan Islam Hamas menegaskan bahwa laporan tim pencara fakta PBB membuktikan “kredibilitas” gerakan Hamas yang menuntut diadilinya para pemimpin penjajah Israel sebagai penjahat perang. Karena tentara Zionis telah melakukan kejahatan terhadap warga sipil, dengan menggunakan senjata terlarang secara internasional, dan inilah yang dikonfirmasi oleh laporan tim pencara fakta PBB tersebut.

Hamas menghargai upaya tim pencari fakta PBB untuk mengungkap kejahatan perang Zionis di Jalur Gaza sebelum, selama dan setelah perang, yang mulai dilakukan pada akhir Desember 2008 sampai 17 Januari 2009.

Hamas telah meminta pihak-pihak berwenang di PBB dan masyarakat internasional untuk mengadili para pemimpin penjajah Israel yang bertanggung jawab atas kejahatan-kejahatan yang disebutkan dalam laporan tersebut. Hamas menegaskan, sangat beda antara senjata yang dimiliki perlawanan yang sederhana untuk membela diri dengan senjata Zionis berupa mesin perrusak mesin yang menghancurkan dan dilarang secara internasional yang digunakan dalam menggempur Gaza yang diblokade.

Gerakan Hamas menegaskan bahwa “perlawanan adalah hak sah yang dijamin oleh hukum internasional dan hukum ilahi. Perlawanan adalah kehormatan bagi semua bangsa untuk membela diri mereka sendiri, tanah dan martabatnya.” (seto)

Warga Tepi Barat : Peristiwa Shabra Shatila Tak Pernah Berhenti

September 17, 2009

Ramallah-Infopalestina : Peristiwa yang memilukan yang terjadi pada September 1982 lalu, sungguh sangat menyedihkan. Apalagi hingga kini penjajahan masih eksis dibumi Palestina. Hampir tiap hari kejahatan Zionis masih menimpa Palestina. Tak terkecuali manusia, batu-batu pepohonan dan apa saja yang ada di bumi Palestina mengalami kejahatan penjajahan Zionis. Hari ini kita memperingati 27 tahun peristiwa Shabra dan Shatila di tengah pelaksanaan ibadah Ramadhan, di penghujung sepertiga bulan terakhir dan di saat kepedihan dan kesengsaraan melanda rakyat Palestina dimana-mana.

Shabra Shatila

Tanggal 16 September 1982, Ariel Sharon dan tentaranya membantai warga Palestina di Shabra dan Shatila Libanon. Ribuan rakyat tak berdosa dibantai dengan darah dingin. Semua rumah dihancurkan. Kemudian hari berganti bulan dan tahun terus bertambah, sudah 27 tahun berlalu dan di sela-sela itu juga sudah banyak pembunuhan dan penghancuran terjadi yang luput dari catatan dan persaksian sejarah. Supyan Ali, seorang warga di Hebron menuturkan, pembantaian Shabra dan Shatila masih berlanjut hingga sekarang, walau berbeda tempat dan waktunya. Kelompok pemukim Zionis terus melakukan pembantaian terhadap warga Palestina dengan lebih sadis dan biadab lagi. Di setiap plosok daerah, senantiasa mereka merampok, menggusur dan merampas harta milik warga disamping membantai pemiliknya. Sama persis dengan apa yang dilakukan Sharon 27 tahun yang lalu. Pembantaian walaupun berbeda bentuk dan caranya, masih terus terjadi terhadap warga Palestina. Sejarah tidak akan memaafkan siapa saja yang berlepas diri dari penderitaan Palestina, baik dari kalangan Arab, kaum muslimin maupun bangsa Barat, sekalipun. Sisi kemanusiaan memaksa mereka secara moral untuk menolong rakyat Palestina yang sedang terzalimi.

Pembantaian Terus Berlangsung

Beberapa bulan yang lalu, penganiayaan kelompok pemukimn Zionis terutama di sebelah selatan Nablus terus meningkat. Hal ini bisa dilihat dari laporan media elektronik yang mencatat puluhan orang terbunuh, permuhaman dihancurkan dan ladang dimusnahkan. Mereka menyerbu sejumlah distrik bagaikan pencuri dengan tirai kegelapan dibawah pengawalan tentara Zionis yang memberikan perlindungan ekstra terhadap apa yang mereka lakukan. Salamah Amir, warga Al-Quds mengatakan, setiap hari terjadi pembantaian walau dengan bentuk yang berbeda dengan Shabra dan Shatila. Mereka mencuri rumah-rumah warga dan mengusir penduduknya, disamping menggali terowongan di bawah Masjid Al-Aqsha, untuk mendirikan haikal yang mereka impi-impikan. Sekedar mengingatkan, peristiwa Shabra dan Shatila terjadi pada hari Kamis 16 September 1982 dan berakhir pada Sabtu 18 Septembr 1982. Namun kejadian serupa masih terus terjadi. Bekasnya pun masih nampak dan akan terus diingat oleh warga Palestina, generasi demi generasi. Peristiwa tersebut tidak akan terjadi lagi dalam sejarah Palestina, ungkapnya. (asy)

Situasi Beirut Memanas, Baku Tembak Tewaskan Delapan Orang

Mei 9, 2008

Delapan orang tewas dan 15 orang lainnya luka-luka di hari kedua baku tembak antara kelompok yang mendukung pemerintah Libanon dan para pendukung Hizbullah. Untuk meredam situasi dan krisis yang terjadi, Saad Hariri yang memimpin kelompok mayoritas di parlemen, meminta Hizbullah menarik para para pendukungnya yang bersenjata dari jalan-jalan di kota Beirut.

Baku tembak di ibukota Libanon, Beirut meluas setelah pimpinan Hizbullah Syed Hassan Nasrallah menyatakan bahwa satu-satunya jalan keluar dari krisis yang dialami Libanon saat ini adalah, pemerintah membatalkan semua keputusan-keputusannya yang diambil belakangan ini dan melakukan pembicaraan guna mengakhiri konflik dengan Hizbullah, yang menjadi kelompok oposisi pemerintah.

Nasrallah menilai, keputusan-keputusan yang diambil pemerintah, terutama yang terkait kelompok Hizbullah, merupakan deklarasi perang pemerintah terhadap kelompok perlawanan, demi kepentingan Amerika dan Israel.

Libanon mengalami krisis di dalam negeri menyusul kenaikan harga-harga kebutuhan yang terkendali. Krisis makin meruncing, ketika pemerintahan Libanon yang didukung negara-negara Barat memutuskan untuk mencabut jaringan telekomunikasi yang dibangun Hizbullah, karena dianggap telah melanggar kedaulatan negara. Sementara Hizbullah mengatakan bahwa jaringan telekomunikasi itu sangat penting untuk pertahanannya dan telah banyak membantu Hizbullah dalam perang melawan Israel tahun 2006 lalu.

Saad Hariri menyebut pertikaian antara Sunni dan Syiah di berbagai tempat di Beirut merupakan tindak kriminal dan haru segera dihentikan. “Semua militan bersenjata harus ditarik secepatnya dari jalan-jalan, semua blokade harus disingkirkan dan bandara harus dibuka kembali secepatnya, ” pinta Hariri.

Ia juga menyerukan untuk segera menunjuk Jenderal Michel Suleiman sebagai presiden dan segera melakukan dialog nasional di bawah pengawasannya. Pada Hizbullah, Hariri menawarkan kesepakatan dan menyatakan bahwa keputusan-keputusan pemerintah yang memicu kemarahan Hizbullah dianggap sebuah kesalahpahaman.

Namun, sumber dari kelompok oposisi seperti dikutip televisi al-Manar milik kelompok Hizbullah mengungkapkan bahwa mereka menolak tawaran apapun, kecuali permintaan Nasrallah agar pemerintah menarik kembali keputusan-keputusannya dikabulkan.

Konflik bersenjata di Beirut menyebabkan banyak warga memilih untuk mengungsi. Koresponden Al-Jazeera di Beirut melaporkan, sejumlah warga meninggalkan ibukota menuju daerah-daerah pedalaman. Sebagian warga lainnya meninggalkan rumah mereka dengan membawa koper, berjalan kaki menuju bandara dan berharap ada pesawat yang akan mengangkut mereka. (ln/aljz/iol/al-arby)

Syaikh Yusuf Qaradawi: Umat Islam Tidak Memusuhi Yahudi, Tapi Zionis

Mei 9, 2008

Cendikiawan dan Ulama Muslim dunia, Syaikh Yusuf al-Qaradawi menegaskan bahwa umat Islam tidak memusuhi orang-orang Yahudi. Umat Islam, kata Qaradawi, hanya menentang gerakan orang-orang Zionis yang ekspansif dan menyebarkan permusuhan.

Qaradawi yang juga mengetuai International Union for Muslims Scholars (IUMS) mengungkapkan hal tersebut saat menerima kunjungan tiga Rabbi Yahudi Neturei Karta yang anti gerakan Zionisme.

Menurut Qaradawi, selama berabad-abad orang-orang Yahudi hidup damai di negara-negara Muslim. “Orang-orang Yahudi adalah orang-orang paling kaya di Mesir dan banyak negara Muslim lainnya. Tidak ada permusuhan antara Muslim dan Yahudi, ” tukas Qaradawi saat menerima ketiga Rabbi itu di rumahnya di Qatar.

Pernyataan Qaradawi dibenarkan oleh Rabbi Aharon Cohen, yang mengatakan bahwa orang-orang Yahudi yang tinggal di negeri-negeri Muslim tidak mengalami banyak masalah. Para Rabbi Yahudi Neturei Karta yang mengunjungi Qaradawi, mengenakan lencana bertuliskan “Saya orang Yahudi, bukan Zionis.”

Lebih lanjut Syaikh Qaradawi mengatakan bahwa Muslim dan Yahudi adalah sama-sama pengikut dua agama Ibrahim. Yahudi yang meyakini kitab suci Taurat yang asli, sangat dekat dengan umat Islam. “Pengikut dua agama ini memiliki ritual dan ajaran agama yang sama seperti, kewajiban sunat bagi laki-laki, memotong hewan dengan cara yang halal, melarang daging babi dan melarang patung-patung diletakkan di dalam masjid atau sinagog, ” papar Qaradawi. Umat Islam dan Yahudi, tambah Qaradawi, sama-sama diburu ketika kekuasaan Islam di Andalusia jatuh.

Di masa kini, kata Qaradawi, umat Islam dan Yahudi yang sama-sama meyakini satu Tuhan, selayaknya bekerjasama untuk memerangi ateisme, pornografi, lesbian dan homoseks serta ketidakadilan.

Ia juga menekankan pentingnya memperkuat hubungan antara Muslim dan Yahudi, untuk menghadapi ancaman Zionisme dan negara Israel yang didirikan di atas puing kehancuran bangsa Palestina. “Umat Islam menentang penjajahan dan gerakan Zionisme yang menindas, bukan orang-orang Yahudinya, ” tegas Qaradawi.

Rabbi Cohen menambahkan, “Yudaisme, yang berdasarkan pada ajaran Taurat yang benar, tidak mengakui Zionisme. Taurat dan Yudaisme tidak membenarkan penjajahan, pembunuhan dan pengusiran orang dari rumah-rumah mereka.”

Zionisme adalah gerakan politik internasional yang berambisi untuk menciptakan tanah air bagi orang-orang Yahudi di Palestina. Gerakan ini berhasil mendirikan negara Yahudi, Israel pada 15 Mei 1948 dengan merampas tanah dan mengusir bangsa Palestina.

Juru Bicara Neturei Karta, Rabbi Yisrael Weiss menyatakan, praktek-praktek yang dilakukan Israel bertentangan dengan ajaran Yudaisme.

Neturei Karta sendiri adalah organisasi yang mewakili ratusan ribu penganut Yahudi Ortodoks di seluruh dunia yang menentang gerakan Yahudi Zionis. Neturei Karta meyakini, berdirinya negara Palestina dan dihapusnya negara Israel akan membawa perdamaian di Timur Tengah.

“Taurat dan sejarah Yahudi mengatakan bahwa suatu hari negara Israel akan runtuh, ” tandas Rabbi Weiss. (ln/iol)

Gagal, Upaya Dunia Internasional untuk Tumbangkan Hamas

Mei 9, 2008

Dua diplomat Eropa menyatakan bahwa blokade yang dilakukan dunia internasional untuk memperlemah gerakan Hamas, sudah gagal dan selayaknya ditinjau ulang karena yang terkena dampak blokade itu malah warga sipil Palestina.

Duta Besar Uni Eropa untuk Israel, Ramiro Cibirian-Uzal mengatakan, blokade dunia internasional yang diterapkan di Ghaza gagal mencapai tujuannya untuk melemahkan gerakan Hamas. Blokade itu malah menimbulkan krisis dan penderitaan berat bagi warga sipil Palestina.

Ramiro menambahkan, “Kita perlu membicarakan alternatif kebijakan lain, karena kebijakan yang sudah diterapkan terbukti tidak berhasil. Sangat penting untuk mengakui hal ini.”

Sementara itu, perwakilan Komisi Eropa John Kjaer mengatakan, penutupan perbatasan-perbatasan di Ghaza, sama sekali tidak produktif.

Meski demikian, baik Kjaer maupun Ramiro menegaskan bahwa Uni Eropa tidak akan pernah melakukan kontak dengan Hamas sampai Hamas menerima tiga persyaratan yang diajukan Tim Kwartet, tim mediator perdamaian Israel-Palestina yang terdiri dari Uni Eropa, PBB, AS dan Rusia.Tiga persyaratan itu antara lain, mengakui hak Israel untuk eksis, tidak melakukan tindakan yang oleh Tim Kwartet disebut teror dan menerima kesepakatan-kesepakatan yang telah disetujui oleh Israel dan Palestina.

Sejak Hamas memenangkan pemilu Palestina, dunia internasional mengucilkan pemerintahan Hamas yang telah terpilih secara demokratis dengan menghentikan bantuan-bantuan pada pemerintah Palestina. Situasi makin memprihatinkan, ketika Hamas menguasai Ghaza, rejim Zionis Israel menutup semua akses bagi warga Ghaza sehingga menimbulkan krisis kemanusiaan di wilayah itu.

Warga Ghaza kini bukan hanya kekurangan bahan bakar, tapi juga kekurangan obat-obatan dan terancam kelaparan karena bantuan dari lembaga internasional pun sulit didistribusikan. (ln/presstv)

Tentara AS, Menentang Perang Irak Lewat Tato

Mei 9, 2008

Sersan Eli Wright, seorang dokter militer yang pernah bertugas di Irak, punya cara sendiri untuk menunjukkan bahwa ia menentang perak AS di Irak. Ia membuat tatto di hampir seluruh lengannya, untuk mengingatkan keinginannya untuk keluar dari kancah peperangan.

Eli adalah salah seorang anggota militer AS yang sedang menunggu hasil pemeriksaan medis atas dugaan mengalami gangguan stress pasca trauma. Ia merupakan salah satu dari 300 ribu pasukan AS yang mengalami gangguan mental pasca bertugas di Irak dan Afghanistan. Selain stress dan gangguan kejiwaan, gejala lainnya yang dialami para veteran perang di Irak dan Afghanistan adalah sulit tidur, merasa gelisah, jadi pelupa dan banyak mengalami ketergantungan pada alkohol.

Aturan militer AS melarang pasukannya bertato. Selama ini Eli menggunakan perban untuk menutupi tatonya. “Di hari terakhir saya, saya akan melepas perbannya, memberikan hormat pada komandan dan menunjukkan padanya apa yang saya rasakan, ” kata Eli soal tatonya.

Eli mengaku terinspirasi dari para penentang perang Vietnam, ketika AS mengobarkan perang di negeri itu. “Selama perang Vietnam, mereka yang menentang perang menyematkan paper clip di seragamnya, ini cara kecil mereka untuk menunjukkan identitas, ” tukas Eli.

“Kami memutuskan untuk tidak hanya menyematkan paper clip, kami membuat tato. Saya berharap tentara lainnya yang menentang perang di Irak, mengikuti cara kami, ” sambung Sersan Ali yang bertugas di Irak selama satu tahun.

Sejak invasi AS ke Irak tahun 2003, bukan hanya membuat ratusan ribu tentara AS mengalami gangguan mental, tapi juga sudah menelan korban 4.071 tentara dan 29 ribu tentara lainnya luka-luka. Sedangkan di Afghanistan, sejak invasi tahun 2001, tercatat 496 pasukan AS tewas.

Setelah kembali dari Irak, Sersan Eli bergabung dengan Walter Reed Army Medical Center. Ia ditugaskan untuk merawat pasien, para tentara dari Irak dan Afghanistan yang diamputasi, mengalami luka di bagian otak dan luka-luka lainnya. Eli lalu ditempatkan di ruang gawat darurat di mana ia menemui banyak pasien veteran perang Vietnam yang mengalami ketergantungan pada obat-obatan terlarang dan alkohol.

“Melihat persoalan yang mereka hadapi, dan seberapa jauh dampak dari persoalan mereka sekarang, saya mulai meneliti keseluruhan sistem. Saya banyak melihat kegagalan di segala lini, ” papar Eli.

Ketua Komite Vietnam Veterans of America’s Post Traumatic Stress Diorder (PTSD) Tom Berger mengungkapkan, jumlah pasukan AS yang mengalami gangguan mental pasca perang kemungkinan akan meningkat 20-30 persen dari jumlah ketika masa perang Vietnam. (ln/iol)

Qaradhawi: Jangan Anggap Enteng Orang yang Menyalakan Api terhadap Al-Quran

Maret 31, 2008

DR. Yusuf Qaradhawi, Ketua Asosiasi Ulama Islam Internasional, menyebut lima spektrum yang berisi seruan kepada kaum Muslimin untuk melawan serangan yang memburukkan Islam dan kitab sucinya.

Seruan ini disampaikan terkait film “Fitna” yang ditayangkan oleh politisi radikal Belanda Geert Wilders di internet. “Kita tidak boleh menganggap enteng upaya menyalakan api terhadap Al-Quran, ” begitu tandas Qaradhawi.

Qaradhawi menegaskan klaim Wilders dalam “Fitna” yang menyebutkan bahwa Islam mengajarkan kebencian dan pembunuhan, sangat bertolak belakang karena Islam adalah agama yang menyerukan kecintaan dan hidup berdampingan secara damai dengan pihak lain.

Qaradhawi dalam kesempatan yang sama juga menyayangkan sikap sebagian umat Islam yang ikut-ikutan mencederai nama Islam dan otomatis membuka peluang bagi musuh-musuh Islam untuk memperburuk citra agama Islam yang hanif.

Dalam keterangannya kepada Islamonline, Qaradhawi menegaskan, “Apa yang dilakukan oleh politisi radikal Belanda itu, sama dengan menyalakan api terhadap Al-Quran.”

Ia menambahkan, “Film yang menuding al-Quran sebagai kitab suci fasis adalah kedustaan, dan merupakan perkataan yang tidak dikeluarkan kecuali oleh orang yang bodoh, sombong dan keras kepala. Ini rangkaian baru dari rangkaian permusuhan yang telah dibangun oleh arus di Barat, yang mengambil keuntungan di baliknya.”

Lima hal yang yang digariskan Qaradhawi dan harus dilakukan umat Islam adalah; pertama, penolakan.

“Tolak kedustaan atas Rasulullah saw yang menyebutkan beliau haus darah dan seorang haus seks, secara ilmiah. Penolakan ini harus dilakukan secara mendunia, hingga sampai kepada orang-orang yang selama ini memiliki imej buruk terhadap Rasulullah dan orang yang tidak tahu akan kemuliaan Rasulullah saw.”

Kedua, “Secara politis, sikap negara-negara Islam besar harus berdiri secara jantan untuk membela Islam dan Rasul-Nya.”

Ketiga, “Penolakan massa dengan menekan pemerintahan kaum Muslimin untuk memiliki sikap tegas berdasarkan keimanan bahwa umat Islam masih hidup dan masih memiliki kecintaan besar terhadap keyakinannya.”

Keempat, Qaradhawi menyerukan agar ada penolakan di lingkup seni dan budaya. Ia menerangkan upaya itu misalnya, drama, film atau serial lain yang meluruskan imej yang selama ini tertutup dari Islam.

Kelima, “Pemboikotan ekonomi terhadap negara-negara yang mengizinkan penduduknya mencederai kesucian Islam. Pemboikotan ini adalah senjata yang bisa menyakitkan suatu negara.” (na-str/iol)

Peta Pasar Gembrong

Maret 8, 2008

pasar gembrong - prumpung

Pemakaman Isteri Dr. Hidayat Nurwahid

Januari 23, 2008

Hari Selasa (22/1) pukul 14.00 WIB, telah dilakukan pemakaman jenazah Ny. Kastiyan Indriawati, isteri dari Ketua MPR-RI Dr. Hidayat Nurwahid, dalam usia 45 tahun. Para pelayat yang memberikan ungkapan bela sengkawa di rumah duka di Kadipaten Lor RT 3 RW 8 Kebondalem Kidul Prambanan Klaten terdiri dari banyak kalangan.

Sejak pagi hingga selesai pemakaman para tamu takziah masih berdatangan baik dari dalam maupun luar kota. Para pejabat seperti Presiden SBY beserta ibu, Ketua DPR Agung Laksono beserta ibu, Ketua Mahkamah Konstitusi, Jimmly Assidhiqly, Ketua KY Busyro Muqoddas, Wakil Ketua MPR AM Fatwa, Menteri Perhubungan, Hatta Rajasa, Mendiknas, Bambang Soedibyo, selain itu juga hadir beberapa tokoh nasional seperti Prof. Amin Rais bersama ibu, Abu Bakar Baasyir, Ibu Moryati Soedibyo, Gubernur DIY, Sri Sultan HB X bersama Ratu Hemas, Syafi’i Maarif, Haedar Nasyir, Ketua Umum BAMNAS (Baitul Maal Nasional) dan Sekjen Bali Muslim, Ida Bagus Mayura, Rosyad Saleh, dan dari PP Modern Gontor KH. Sahal Mahfudz beserta rombongan, dan dari ormas NU Mbah Liem.

Doa dibacakan oleh Muhammad Muqoddas, sebagai ustad yang memberikan khutbah nikah pada pernikahan Dr. Hidayat bersama alm. Ny, Kastiyan Indriawati. Jenazah dimakamkan di makam Tloyo, Prambanan Klaten sekitar 600 m dari rumah duka.(Bs)

Selamat Berpuasa…

Januari 17, 2008

Oleh Delina

Tetangga saya, seorang warga Negara Mesir, setiap tahun selalu mengirimi saya bubur putih yang terbuat dari beras atau nasi yang manis rasanya. Bubur itu biasa dituang di atas piring kemudian ditaburi dengan kelapa parut dan kismis.

Suatu saat saya menelepon tetangga saya itu untuk sekedar mengucapkan terimakasih dan bertanya bubur apa itu. Tetangga saya bilang bubur itu khusus dibuat untuk setiap hari Asyuro atau sepuluh Muharram sebagai makanan berbuka puasa.

Pada tanggal sepuluh Muharram (hari Asyuro), umat Islam dianjurkan berpuasa sunnah untuk mengenang kemenangan nabi Musa A. S dari kejaran Fir’aun.

Pada waktu itu Nabi Musa beserta pengikutnya Bani Israil keluar dari Negara Mesir menuju Palestina dan dikejar oleh tentara Fir’aun. Mereka hampir tidak bisa lolos dari pengejaran karena harus menyeberangi laut di sebelah utara Laut Merah, tepatnya di Great Bitter Lakes sebelah utara Terusan Suez. Namun Allah memerintahkan kepada Nabi Musa untuk memukul laut itu dengan tongkatnya. Terbelahlah laut itu hingga terbentanglah jalan raya di tengah-tengahnya. Dengan pertolongan Allah SWT, Nabi Musa beserta kaumnya dapat selamat sampai di seberang, sementara Fir’aun dan pengikutnya yang ketika itu masih berada di tengah-tengah laut, belum sempat sampai ke daratan. Laut itu kembali ditutup seperti biasa, lalu tenggelamlah mereka.

Dan (ingatlah), ketika Kami belah laut untukmu, lalu Kami selamatkan kamu dan Kami tenggelamkan (Fir’aun) dan pengikut-pengikutnya sedang kamu sendiri menyaksikan. (QS Al-Baqarah 2:50)

Maka pada hari ini Kami selamatkan badanmu supaya kamu dapat menjadi pelajaran bagi orang-orang yang datang sesudahmu dan sesungguhnya kebanyakan manusia lengah dari tanda-tanda kekuasaan Kami. (QS Yunus 10:92)

Tubuh Fir’aun memang masih utuh setelah tenggelamnya. Jasadnya terdampar di pantai. Jasad yang kemudian diketemukan ini dibalsem dan dijadikan mummi agar dapat menjadi bukti nyata bagi kita generasi sesudahnya untuk mengambil pelajaran dari kisah Fir’aun.

Dari buku Atlas of the Qur’an dituliskan bahwa nama Nabi Musa disebutkan sebanyak 136 kali di dalam kitab Al-Quran, dari 34 surat yang berbeda.

Puasa Asyuro memang tidak wajib, namun kebiasaan puasa ini sudah ada sebelum datang perintah kewajiban puasa Ramadhan. Bahkan sudah ada pada zaman jahiliyah (sebelum kedatangan Islam).

Ibnu Abbas menceritakan, ketika Muhammad Rasulullah SAW belum lama sampai di Madinah, didapatinya orang-orang Yahudi berpuasa hari Asyuro. Lalu mereka ditanya alasan yang menyebabkan puasa pada hari itu.
“Hari ini adalah hari kemenangan Musa dan Bani Israil atas Firáun. Karena itu kami berpuasa pada hari ini untuk menghormati Musa. “jawab mereka.
Muhammad Rasulullah SAW bersabda, “Kami lebih pantas memuliakan Musa daripada kalian. “ Lalu beliau memerintahkan kaum Muslimin agar berpuasa pada hari Asyuro. (HR Muslim)

Namun agar puasa kaum Muslimin tidak sama dengan orang-orang Yahudi (yang berpuasa pada tanggal sepuluh Muharram saja), maka Rasulullah SAW memerintahkan umatnya untuk berpuasa dua hari yaitu pada tanggal sembilan dan sepuluh Muharram atau sepuluh dan sebelas Muharram.

Pahala puasa sunnah inipun disebutkan dapat menghapus dosa-dosa kecil selama setahun yang telah lalu. Muhammad Rasulullah SAW bersabda: “Puasa hari Asyuro dapat menghapuskan dosa selama satu tahun yang lalu. “ (HR Muslim).
***

Tulisan ini dibuat sekedar untuk mengingatkan kepada kita (terutama kepada diri saya sendiri) yang berniat untuk membersihkan hati, menggugurkan dosa-dosa kecil, dan mempertebal iman kita di antaranya dengan memperbanyak ibadah puasa sunnah.

Selamat berpuasa…

8 Muharram 1429 H