Kultwit @dedhi_suharto: Menolong Agama Allah

Posted on Desember 17, 2013

0


Islamedia – 1. Bismillahirrahmanirrahim, saya share kembali ttg menolong agama Allah. Sebab tak sedikit yg kehilangan orientasi. Perlu dipahamkam lagi.

2. Sejak muda kulalui hidup dgn belajar menolong Allah. Sebab Allah janjikan: siapa menolong Allah, Allah tolong & kokohkan kedudukannya.

3. Kenapa Allah mesti ditolong? Sebenarnya itu hanyalah peluang untuk hambaNya. Allah Maha Perkasa tak perlu pertolongan kita.

4. Tapi Allah ingin menolong hambaNya dan mengokohkan kedudukan mereka. Karena ini fasilitas istimewa, maka perlu disaring.

5. Saringannya berupa kemauan hambaNya u menolongNya, sbgmn dalam QS Muhammad ayat ke 7. Perhatikanlah.

6. Karena itu, meskipun saya memerlukan pertolongan saat SMA dulu krn tak punya biaya kuliah, saya BELAJAR menolong Allah. Allah pun balas.

7. Saya masih sulit percaya bahwa sekarang saya bisa kuliah doktoral. Padahal dulu S1 saja rasanya SANGAT sulit. Saya sungguh bersyukur.

8. Jadi saya merasakan benar bagaimana hanya dgn BELAJAR menolong Allah saja, Allah telah menolong dan mengokohkan saya.

9. Apalagi bila kita benar-benar bisa menolongNya. Tentu pesonaNya akan menari-nari di hati kita. Ini sungguh jadi obsesi saya.

10. Saya menyaksikan banyak orang menolong Allah, lalu Allah tolong dan muliakan mereka. Itu benar2 nyata di hadapan.

11. Tapi masalahnya, perjalanan hidup kadang kita melupakan sumber kemuliaan kita. Jadilah kita Fir’aun dan Qarun yg menepuk dada sendiri.

12. Seolah2 kita ini besar dan hebat, Allah kita lupakan. Padahal di shalat kita menyebut,”Allah Maha Besar.” Tapi tak diresapi maknanya.

13. Kalau kita sudah melupakan sumber2 kemuliaan kita, maka hanya masalah waktu kita akan dibenamkan oleh kesombongan diri.

14. Mulailah muncul nafsu yang tak pernah puas dan hati yang selalu gelisah meski bergelimang harta dan kuasa. Na’udzubillah.

15. Padahal banyaknya harta dan kuasa kita belumlah ada apa2nya dibandingkan dengan karunia u lelaki shalih Nabi Raja Sulaiman as.

16. Akhirnya jiwa kita pun dicabik2 oleh nafsu dan harta yang kita pertuhankan itu. Na’udzubillahi min dzalik.

17. Banyak sudah idealisme yang tumbang karena hubuddunya yang dipupuk oleh hati yang lalai dgn sumber kemuliaannya.

18. Padahal bila kita tetap mau istiqamah menolongNya, tentu harta dan kuasa akan berlutut di hadapannya. Siap melayaninya.

19. Cinta dunia dan takut mati telah menjadikan kita jahat. Dan itu bukan karakter orang2 yang menolongNya.

20. Maka jadilah pemimpin yang baik, yg tidak jahat, niscaya orang2 hebat akan melayanimu. Itu kata Om @wimar . End.

Saya cukupkan kultwit ttg menolong Allah. Subhanakallahumma wabihamdika asyhadu an laa ilaaha illa anta astaghfiruka wa atubu ilaik.

http://www.islamedia.web.id/2013/12/kultwit-dedhisuharto-menolong-agama.html

Iklan
Posted in: Uncategorized