Kyai Anwar: Nahdiyin dan PKS Makin Akrab dan Mesra

Posted on Desember 26, 2013

0


dakwatuna.com – Kediri.  Presiden PKS Anis Matta, bersilaturahim dan berdialog dengan Kyai Idris Marzuki di Pondok Pesantren Lirboyo, Kediri, Minggu (22/12/2013).

Usai diterima hangat oleh Kyai Idris, Anis Matta bicara dalam dialog bersama Kyai Mahrus, Kyai Anwar Iskandar dan Gus Saifullah Yusuf di Institut Agama Islam Tribakti Lirboyo.

Setelah mengikuti paparan Anis Matta tentang “Gelombang Ketiga Indonesia”, Kyai Anwar menyatakan bahwa pandangan dan hubungan kalangan nahdhiyin dan PKS saat ini makin akrab dan mesra.

Gus Ipul dalam sambutannya juga menyampaikan bahwa umat dan bangsa Indonesia membutuhkan pemimpin baru dari kalangan muda. Menyambut pandangan Gus Ipul, Kyai Anwar mengingatkan bahwa ketentuan presidential threshold yang makin tinggi bisa membuat kekuatan politik Islam makin surut.

Maka diperlukan kebersamaan partai-partai Islam dan NU untuk menyikapi hal ini. Kyai Anwar juga berpesan agar PKS tidak membangun jarak dengan tradisi nahdiyin. Karena selama ini ada kesan bahwa PKS anti tahlil, wirid dan ziarah kubur.

“Tapi hari ini saya gembira dengan kehadiran presiden PKS Anis Matta,” kata Kyai Anwar.

Acara dialog ini dihadiri seribuan santri Lirboyo dan seorang wakil santri menyatakan mendapatkan aura dan wawasan baru berupa ide segar dan visioner tentang Indonesia. Seusai dialog, malam harinya Anis Matta langsung menghadiri Haul Kyai Imam Yahya. (okezone/sbb/dakwatuna)

 

 

Iklan
Posted in: Indonesia