Tahun Baru Masehi, Gubernur Jabar Aher Pilih Berdoa di Masjid Dibanding Pesta

Posted on Januari 2, 2014

0


Islamedia –  Disaat sebagian besar manusia mengahbiskan malam tahun baru Masehi dengan membakar kembang api, Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat lebih memilih melakukan Muhasabah dan berdoa di Masjid Pusdai Bandung. Ahmad Heryawan juga memberikan tausiah kepada sekitar 10.000 jamaah yang memadati Masjid Pusdai, Kota Bandung, Selasa (31/12/2013) malam. Heryawan memberikan tausiah tersebut dalam acara Muhasabah Akhir Tahun.

Dalam kesempatan tersebut, pria yang akrab disapa Aher ini menjelaskan mengenai arti kehidupan dan renungan diri. Menurut dia, setiap manusia mempunyai kapasitas cita-cita termasuk cita-cita untuk memajukan negara.
“Wajar kita punya cita-cita seperti itu. Seluruh tindakan yang kita lakukan harus direncanakan, baik secara imajinasi ataupun dalam sebuah mimpi. Kita ingin menghadirkan kebaikan sebanyak-banyak dalam kehidupan,” ujar Aher dalam tausiahnya.
Aher yang tampak mengenakan baju koko dipadu dengan peci hitam ini menuturkan manusia yang baik adalah manusia yang umurnya panjang. Sehingga bisa memberikan amal soleh.
“Di ruang tempat bernama bumi ruang waktu disitulah manusia diberi tugas oleh Allah SWT. Tugas paling utama adalah beribadah pada Allah. Kita hadir untuk penghambaan kepada Allah SWT. Kehambaan ini dalam kondisi manusia yang utuh,” tutur dia.
Acara tersebut disambut meriah oleh warga. Jumlah warga yang hadir dalam acara ini lebih banyak dibanding tahun-tahun sebelumnya.
Dan Sekitar 10 ribu umat muslim mengisi malam pergantian tahun baru dari tahun 2013 ke 2014 dengan menghadiri Muhasabah Akhir Tahun di Masjid Pusat Dakwah Islam (Pusdai) Jawa Barat, Kota Bandung, Selasa malam.
“Kapasitas Masjid Pusdai ini lantai bawah dan atas kira-kira bisa menampung sekitar 10 ribu orang. Dan dua lantai itu, alhamdulilah penuh terisi,” kata Kepala Redaktur Harian Republika Perwakilan Jawa Barat Agus Yulianto penyelenggara acara itu.
Acara yang dimulai usai Shalat Isya ini, menghadirkan Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan. Pada kesempatan tersebut Heryawan memberikan tausyiah kepada para jamaah yang memadati Masjid Pusdai.
Salah seorang warga Kota Bandung yang menghadiri acara musahabah tersebut, Ridwan (24) menuturkan alasan lebih memilih kegiatan tersebut pada malam pergantian tahun baru karena ingin mengevaluasi diri.
“Tahun lalu ikut juga muhasabah di sini, tahun ini alhamdulilah bisa ikut lagi. Saya ingin mengevaluasi diri saja di malam pergantian tahun baru ini,” kata Ridwan.
 Sementara itu, warga lainnya Desy mengatakan, alasan dirinya lebih memilih bermalam tahun baruan di masjid karena lebih banyak nilai positifnya.
“Kalau di sini bisa sekalian muhasabah atau merenungkan apa yang sudah dilalui selama setahun kebelakang kemarin. Lumayan juga selain bisa mendengarkan ceramah dari ustadz ada hiburannya juga,” kata Desy yang datang bersama sang suami.
Pada kesempatan tersebut, Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan menyampaikan apresiasi kepada penyelenggara karena menghadirikan acara yang berbeda pada malam pergantian tahun baru ini.
“Lima kali saya hadir di acara ini, alhamdulilah tidak pernah absen. Mudah-mudahan ini menjadi saksi atas iman kita kepada Allah SWT, bahwa kita hadir dalam rangka menyambut masa depan kita, pergantian tahun, hadir dalam warna lain, kekhusyukan dan warna menyambut masa depan dengan cara yang benar,” kata Heryawan.
Ia menyambut baik acara tersebut karena jumlah warga yang datang ke acara ini jauh lebih banyak dibandingkan dengan acara muhasabah tahun lalu.
“Kalau saya bandingan dengan acara tahun sebelumnya, bahwa acara semacam ini lebih banyak dihadiri oleh masyarakat dibandingkan dengan acara lainnya.[inilah]
Iklan
Posted in: Indonesia