25% Korban Pembantaian Di Rabaa Al Adawiya Tertembak Dari Belakang

Posted on Maret 20, 2014

0



Islamedia – Komisi HAM Mesir mengatakan bahwa kebanyakan korban jiwa dari dalam serangan aparat keamanan Mesir terhadap pendukung presiden Muhammad Mursi di Lapangan Rabaa al-Adawiya, disebabkan oleh tembakan dan bahwa hampir seperempat korban telah ditembak dari arah belakang.

Pada konferensi pers hari Senin, Dewan Nasional Hak Asasi Manusia (NCHR) mengatakan bahwa total 632 pengunjuk rasa telah tewas ketika pasukan keamanan membubarkan paksa mereka pada aksi damai pertengahan Agustus tahun lalu, demikian laporan worldbulletin.net.

Hampir 88 persen kematian dari operasi keamanan disebabkan oleh luka tembak, sementara 24 persen dari korban ditembak dari arah belakang, menurut NCHR.

Ketua NCHR, Mohamed Fayek, mengatakan bahwa 1.492 orang telah terluka dalam pembubaran paksa. Ssementara sekitar 800 orang telah ditangkap oleh pasukan keamanan.

Pada konferensi pers hari Senin, NCHR memperlihatkan gambar jenazah yang terbakar di balik tenda-tenda dan penembakan terhadap putri pemimpin Ikhwanul Muslimin, Mohamed al-Beltagi.

NCHR juga menunjukkan rekaman demonstran yang diserang oleh pasukan keamanan dalam tahanan, bersama dengan kesaksian yang direkam dari warga sipil yang mengaku telah mendapat perlakuan tidak menyenangkan oleh demonstran. [muslimdaily.net/mh]

 

Iklan
Posted in: Mesir