40 Roket Israel Bombardir Gaza di Waktu Sahur

Posted on Juli 1, 2014

0



Islamedia.co – Hening dan kekhusyukan waktu sahur Ramadhan di Gaza, dicabik-cabik oleh puluhan roket Israel.  Pagi hari ini (1/7/2014), IDF meluncurkan serangan saat fajar ke sejumlah target di Jalur Gaza secara tiba-tiba. Diperkirakan empat orang luka-luka akibat serangan ini, antara luka sedang dan serius. Sementara satu orang belum ditemukan paska ledakan roket di  Khan Younis selatan Gaza. Demikian informasi dari departemen Kesehatan Palestina di Gaza.

Sementara itu, Kementerian Dalam Negeri mengumumkan tentang peringatan keamanan kepada seluruh warga dan meminta polisi Gaza untuk maju ke garis depan untuk pertahanan.

Pemboman Israel, terjadi kurang dari satu jam makan sahur di hari ketiga bulan puasa Ramadhan. Ledakan bertubi-tubi kontan memicu kepanikan di antara anak-anak dan perempuan.

Sumber-sumber keamanan di Gaza mengatakan pesawat tempur dan helikopter serta artileri dan kapal perang ikut dalam serangan kali ini, dengan memuntahkan lebih dari 40 roket.

Paska serangan Israel ini, pihak penjajah segera membunyikan sirene peringatan untuk mendesak para pemukim Zionis memasuki lantai penampungan.  Langkah itu dilakukan untuk mengantisipasi serangan balasan pejuang Gaza ke Israel.

Menurut Palestine Alyom, Rafah di selatan Jalur Gaza menerima lebih dari 15 roket ke sejumlah sasaran dan tempat pelatihan milik Brigade al-Qassam dan Komite Perlawanan Rakyat.

Di Beit Lahia di Jalur Gaza utara, helikopter Israel membom sebuah lokasi yang diduga merupakan wilayah Al-Qassam, hingga menyebabkan kerusakan material rumah yang ada di lokasi tersebut.

Juru bicara kemampuan Kesehatan Ashraf mengatakan, pihaknya kedatangan 4 orang luka-luka dari Khan Yunis. Mereka terluka sedang dan serius. Ditambah berita tentang hilangnya seorang warga paska serangan.

Ia menyerukan  semua warga untuk tidak banyak keluar rumah dan waspada, serta menjauh dari jendela dan membiarkannya terbuka untuk menghindari bahaya pada saat penggerebekan. [beritapalestina.com]

Iklan
Posted in: Palestina, Zionis