AS, Syiah, Pemerintahan Negara Negara Teluk, adalah Pihak-Pihak yang Khawatir Dengan Munculnya Kekhalifahan Baru

Posted on Juli 2, 2014

0


Pasukan pemerintah Syiah Irak gagal  merebut kembali kota kelahiran Saddam Hussein, Tikrit dari militan Daulah Islam , televisi Al Hadath melaporkan pada Senin malam, menunjukkan  para mujahidin masih berpatroli  di jalan-jalan kota.

IS telah mengatakan pada hari Minggu deklarasikan kekhalifahan baru dengan  Abu Bakr al-Baghdadi sebagai “khalifah” bagi dunia Muslim, keberadaan khilafah setelah Sultan Ottoman  digulingkan 90 tahun yang lalu setelah Perang Dunia Pertama.

“Dia adalah imam dan khalifah bagi umat Islam di dunia ,” kata juru bicara kelompok Abu Muhammad al-Adnani dalam sebuah pernyataan online pada hari Minggu.

Sebuah langkah penting  yang mengikuti keberhasilan penguasaan selama tiga minggu atas wilayah , IS  dan sekutu mujahidinnya  bertujuan untuk menghapus perbatasan  dan menentang AS dan pemerintah Syiah yang didukung Iran di Baghdad.

Ini juga merupakan tantangan langsung terhadap kepemimpinan global Al Qaeda, yang  tidak mengakui itu, dan para raja dan emir negara  Teluk yang sudah melihat kelompok tersebut sebagai ancaman keamanan.

Daulah  Islam telah memiliki  aliansi dengan mujahidin lainnya, kelompok-kelompok bersenjata Sunni dan pejuang dari suku yang kecewa dengan pemerintahan Maliki. (Arby/Dz)

Iklan
Posted in: Irak, Islam