Innalillahi…Israel Telah Menewaskan 68 Jiwa Warga Palestina dan 400 Cedera Dalam Waktu 2 Hari

Posted on Juli 10, 2014

2


Islamedia.co – Tujuh warga sipil Palestina tewas pada Kamis pagi dalam serangan-udara baru Israel terhadap beberapa rumah di Kota Khan Younis, bagian selatan Jalur Gaza, Palestina. Demikian kata beberapa petugas medis dan keamanan.
Ashraf Al-Qedra, Juru Bicara Kementerian Kesehatan di Jalur Gaza, mengatakan kepada wartawan bahwa tujuh warga sipil –tiga perempuan dan empat anak kecil– meninggal akibat serangan-udara gencar Israel terhadap tiga rumah dikota kecil tersebut.
”Korban jiwa Palestina dalam “Operation Protective Edge” Israel itu, yang dimulai pada Selasa (8/7), telah bertambah jadi 68 dan lebih dari 400 orang lagi cedera,” sebut laporan Xinhua yang dipantau Antara di Jakarta, Kamis pagi.
Suara pesawat tanpa awak dan jet tempur serta ledakan dapat terdengar dengan jelas di Jalur Gaza, tempat 1,8 juta warga daerah kantung tersebut berdiam di dalam rumah atau di rumah sakit untuk mencari orang yang mereka cintai serta bersiap memakamkan mereka yang tewas.
Israel telah melancarkan serangan-udara berskala luas yang disebut “Operation Protective Edge” sejak sebelum fajar pada Selasa (8/7) sebagai tanggapan atas serangan roket ke dalam wilayah Israel oleh kelompok gerilyawan dari Jalur Gaza, terutama Gerakan Perlawanan Islam (HAMAS).
Brigade Al-Qassam, sayap bersenjata HAMAS, mengatakan dalam siaran pers yang dikirim kepada wartawan bahwa brigade itu menembakkan 279 roket ke dalam wilayah Israel selama 48 jam belakangan, sementara kelompok gerilyawan lain menembakkan lebih dari 100 roket ke dalam wilayah Israel.
Sami Abu Zuhri, Juru Bicara HAMAS di Jalur Gaza, mengatakan dalam satu siaran pers, “Mengincar perempuan dan anak kecil adalah bukti kegagalan musuh (Israel) dalam menghadapi bentrokan bersenjata dengan Palestina.”
“Kami menyatakan kaum pendudukan (Israel) akan segera menyesali waktu saat mereka memikirkan akan melakukan semua kejahatan ini,” kata Abu Zuhri. [Antara/Xinhua-OANA/rol]

 

Iklan
Posted in: Palestina, Zionis