Israel Menarget Warga Sipil dengan Senjata Terlarang

Posted on Juli 11, 2014

0


Bom Phosphor, di antara yang digunakan Israel (Today's Opinion)

dakwatuna.com – Gaza. Kalangan aktivis HAM dan dokter menyaksikan pemandangan yang sangat menyedihkan saat melihat jasad para korban yang jatuh dalam serangan udara Israel. Tidak perlu mendatangkan tim pencari fakta untuk menyimpulkan bahwa Israel telah menggunakan senjata terlarang secara dunia.

Today’s Opinion, Kamis (10/7/2014), melansir pernyataan Romy Abduh, ketua Organisasi HAM Eropa-Timur Tegah (EOHR), bahwa Israel menggunakan semua jenis senjata yang dilarang secara dunia yang berakibat sangat menghancurkan.

Menurut ketua organisasi yang berpusat di Jenewa ini, Israel melakukan pembunuhan pembunuhan sistemik dan menjadikan warga Gaza sebagai percobaan senjata-senjata mereka. “Kamera televisi saat ini bisa memonitor dan menayangkan seluruh yang dilakukan Israel di Gaza secara langsung. Bagaimana rumah dihancurkan dengan seluruh penghuninya. Gambaran yang bisa dilihat sungguh mengerikan. Israel sama sekali tidak menghormati keadilan dan aturan-aturan internasional,” demikian jelas Abduh.

Hingga saat ini tidak ada proses hukum terhadap Israel, dan para pejabatnya juga tidak tersentuh. Itulah yang menyebabkan Israel semakin berani melakukan kejahatan-kejahatan kemanusiaan.

Sementara itu, juru bicara departemen kesehatan, Asyraf Al-Qudrah, menyatakan bahwa kebanyakan jenazah yang sampai di rumah sakit gosong dan terpotong-potong. Senjata yang digunakan Israellah yang menyebabkan kerusakan tubuh korban seperti itu. (msa/dakwatuna)

 

Iklan
Posted in: Palestina, Zionis