Kisah Mang Oded dengan Sang Panglima Viking

Posted on Agustus 18, 2014

0


Sabtu (8/9). Raut duka nampak jelas dari wajah para pelayat yang memadati rumah Ayi Suparman atau yang lebih dikenal dengan nama Ayi Beutik, panglima Viking Persib bandung. Klub supporteryang menaungi para bobotoh. (sebutan untuk supporter klub sepakbola Persib Bandung )
Sosok yang telah dikenal sebagai ‘dedengkot’ bobotoh itu  mengalami kecelakaan dalam perjalanan ketika akan berbuka puasa bersama para bobotoh di kawasan Dago bulan Ramadhan kemarin.Almarhum sempat dirawat  di RS. Advent Bandung dan menjalani operasi , tetapi Allah berkehendak lain, sabtu kemarin akhirnya beliau pergi menuju sisi Yang Maha Kuasa. Jenazah almarhum kemudian di bawa ke Rumahnya di Gg Nata Ancol.

Hadir pada kesempatan itu Gubernur Jabar Ahmad Heryawan bersama istri, Netty Prastyani. Tak lupa beliau melaksanakan shalat jenazah dengan para pelayat yang turut hadir, Aher mengimami Shalat Jenazah bagi almarhum Ayi Beutik. Aher pun mendo’akan Ayi Beutik di akun twitternya (@Aheryawan) : “”Smg Allah menerima iman islamnya @indra_h1 : detikSport | Panglima Viking Persib Ayi Beutik Tutup Usia”.

Tak hanya Aher, Wakil Walikota Bandung, Oded M. Danial pun nampak hadir melayat dan mensholatkan jenazah sang panglima. Dimata Mang oded ( Panggilan akrab Oded M. Danial) Ayi Beutik merupakan tokoh muda yang sangat berperan bagi perkembangan per-suppoter-an sepakbola di Indonesia. Viking yang merupakan klub supporter terbesar di Indonesia  merupakan klub supporter percontohan bagi klub supporter lainnya di Indonesia dan itu tak lepas dari peran sertanya seorang Ayi Beutik. Tak hanya bagi Viking, bagi Persib peran Ayi Beutik pun sangat berpengaruh. Kedepannya, sepeninggalan ayi beutik, para bobotoh diharap dapat mengikuti jejak juang kang Ayi
beutik dengan terus memberikan dukungan kepada Persib dengan cara yang elegan. Kita berdoa, semoga sosok Ayi Beutik dapat menjadi inspirasi kebaikan bagi kemajuan sepak bola Indonesia. Semoga Almarhum tercatat sebagai hambanya yang khusnul khotimah.

(Angga Priatna)

Iklan
Posted in: Indonesia