Meshaal: Setiap Orang Harus Merasakan Esensi Perang Gaza

Posted on September 9, 2014

0


Khaled Meshal (islammemo)

dakwatuna.com – Kepala Biro Politik Gerakan Perlawanan Islam (Harakah Muqawamah Islamiyah/Hamas) Khaled Meshaal menyeru agar penyempurnaan berkas-berkas perdamaian dan perbaikan rumah-rumah warga Palestina segera dilakukan dalam rangka tercapainya kesatuan kepemimpinan, kesatuan lembaga politik, dan kesatuan strategi dalam perjuangan. Penekanan ini menyusul dirasa pentingnya partisipasi umat Islam dalam perang Gaza.

Dalam pidato yang disampaikan pada sebuah festival di Sidon, Lebanon, Meshaal menyeru kepada seluruh golongan di Palestina agar melakukan pembicaraan serius tentang urusan Palestina, di antaranya: keputusan perang atau damai, penghilangan perbedaan antar pergerakan, dialog internal dengan warga Palestina, pembentukan mitra koalisi yang nyata, penyatuan upaya untuk memberikan bantuan ke Jalur Gaza, dan pemberian penghargaan atas mereka dalam medan pertempuran.

Meshaal juga menyeru kepada berbagai golongan yang ada di Palestina, khususnya Fatah, untuk berdialog dalam sebuah forum, bukan melalui media, yang agendanya membahas semua isu yang beredar.

Kepala Biro Politik Hamas ini juga menerangkan banyaknya hal yang ingin ia katakan, akan tetapi masalah yang ada sangatlah banyak. Namun secara umum, ia ingin menegaskan agar seluruh umat Islam bisa ikut kontribusi terhadap perang Gaza, dan menegaskan bahwa pertempuran sesungguhnya adalah perang melawan Israel.

Dia menekankan perlunya perbaikan terhadap rumah-rumah warga Palestina, persatuan kepemimpinan antara Otoritas Nasional Palestina dan PLO, merancang kembali berkas-berkas perdamaian yang telah dicapai dalam agresi militer, serta menyatukan setiap unsur kekuatan yang sekarang telah berada di tangan warga Palestina.

Dia mengisyaratkan bahwa perang Gaza yang sesungguhnya adalah perang dan konflik antara Arab dengan Zionis. Strategi dan upaya untuk mengusir penjajah dan membebaskan Jerusalem, dengan segala konsekuensinya, telah memberikan dampak positif bagi Palestina dan dampak negatif bagi Israel.

Dia menekankan perlunya persatuan untuk menyalurkan bantuan terhadap warga Gaza. Berbagai usaha juga harus dilakukan untuk mempercepat rehabilitasi Jalur Gaza serta memberikan penghargaan terhadap warga Gaza dan mereka yang telah menciptakan kemenangan ini. (jafar/islammemo/usb/dakwatuna)

 

Iklan
Posted in: Palestina, Zionis