Jenguk Tessy, Arifin Ilham: Bang, Semua Boleh Hancur, Tapi Harapan Tidak Boleh

Posted on November 3, 2014

0


Ustadz Muhammad Arifin Ilham ketika menjenguk Tessy di RS. Polri, Jakarta. (Facebook)

dakwatuna.com – Jakarta. Dai muda Ustadz Muhammad Arifin Ilham, menyempatkan diri menjenguk pelawak senior Srimulat Kabul Basuki atau yang dikenal dengan sapaan Tessy di RS. Polri, Kramat Jati, Jakarta, Jumat (31/10) lalu. Dalam kesempatan itu, Ustadz Muhammad Arifin mengisahkan pertemuannya dengan Tessy ketika dia sedang di Bandara Soekarno-Hatta dalam safari dakwahnya.

“Beliau pesan ke abang, nasehati saya ustadz, orang semacam saya banyak gelapnya,” tulisnya dalam akun Facebook K.H. Muhammad Arifin Ilham, Jumat (31/10) lalu.
Karena itulah, lanjutnya, dia ingat pesan itu dan mampir menjumpai Tessy di Rumah Sakit Polri. Sesampainya di kamar rawat, Tessy pun menangis melihat Ustadz Arifin datang menjenguknya.

“Subhanallah dalam perjalanan dakwah, abang sempatkan mampir menjenguk bang Kabul Basuki, dikenal Tessy, pelawak senior Srimulat yg tertangkap dan berniat bunuh diri,” ungkapnya.

Dalam kesempatan itu, Ustadz Muhammad Arifin Ilham memberikan motivasi kepada Tessy agar tidak hilang harapan. Karena kehidupan yang diberikan adalah tanda sayang Allah kepada hamba-Nya.

“Bang, semua boleh hancur, semua boleh hilang, tetapi harapan tidak boleh hancur dan hilang. Allah sayang abang, makanya Allah beri kesempatan hidup. Kisahnya A-Z, kisahnya abang ditangkap polisi, sebenarnya beginilah cara Allah membimbing abang agar bertaubat,” tambahnya sambil memegang tangan dan mengusap kepala Tessy. Kalau Allah mencintai hambaNya, ujar Ustadz Arifin, maka hamba itu Allah beri kesempatan bertaubat seperti yang tertera dalam Alquran surat An Nur ayat 21.

Lebih lanjut Ustadz Arifin memberikan pesan kepada Tessy, agar jangan berputus asa dari rahmat Allah. Ustadz Arifin menjelaskan, sebesar apapun dosa yang dilakukan, Allah akan mengampuni jika manusia bersungguh-sungguh bertaubat, seperti yang tertulis dalam Alquran surat Az Zumar ayat 53.

“Jangan sampai abang bunuh diri, terlalu besar dosa dan berat sekali siksa-Nya di akhirat kelak (QS An Nisa 29-30),” jelasnya.

Ustadz Arifin pun menambahkan sebuah pesan Rasulullah dari sebuah hadits riwayat Bukhari Muslim yang berbunyi, “Barang siapa terjun dari sebuah bukit untuk menewaskan dirinya maka kelak ia akan masuk neraka dalam keadaan terlempar jasadnya. Ia kekal dalam neraka selama-lamanya. Barang siapa yang meneguk racun dan racun itu menewaskan dirinya, maka racun itu akan tetap dalam genggaman tangannya sambil meneguknya di dalam neraka jahanam. la juga kekal di dalamnya selama-lamanya”.

Sebelum Ustadz Arifin berpamitan, dia memberikan pesan dan doa kepada Tessy. “Semoga abang kembali sehat walafiat dalam keadaan hijrah, lebih semangat taat kepada Allah. Jangan sia-siakan lagi umur abang, sungguh rahmat Allah jauh lebih besar dari dosa-dosa abang,” pungkasnya. (fb/abr/dakwatuna)

Redaktur: Abdul Rohim

Posted in: Indonesia, Islam