Irwan Prayitno Belum Pernah Gunakan Kantor Sejak Menjabat Jadi Gubernur

Posted on November 6, 2014

0


Irwan Prayitno, Gubernur Sumbar
Pkskelapadua.com, (4/11/14) – Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Irwan Prayitno mengaku belum pernah menggunakan ruangannya di kantor Gubernur Jalan Sudirman Padang, sejak menjabat pada 2005.

“Hal ini karena pemerintah Provinsi Sumatera Barat lebih mendahulukan perbaikan rumah masyarakat dan sarana publik pasca-gempa 2009 dari pada membangun gedung pemerintahan,” katanya di Padang seperti dikutip dari Antarasumbar, Selasa (4/11).

Gubernur mengatakan, belum pernah “ngantor” di kantor gubernur sejak menjabat. Seluruh pekerjaan Gubernur, rapat-rapat dan pertemuan dengan SKPD, serta menerima kunjungan dilakukan di rumah dinas Gubernur.

Menurut dia, hingga jabatan berakhir Agustus 2015 kemungkinan hanya beberapa bulan saja Gubernur bisa menggunakan sarana kantor tersebut, karena penguatan struktur bangunan (retrofit) kantor Gubernur Sumatera Barat baru dilaksanakan September 2014.

Meski demikian, dia mengatakan aktivitas pemerintahan provinsi Sumatera Barat tetap dilaksanakan semaksimal mungkin.

Selain di rumah dinas Gubernur, aktivitas pemerintahan Provinsi Sumatera Barat juga dilaksanakan di “escape building” di samping gedung Gubernur Sumbar.

Sekretaris Daerah Sumatera Barat, Alis Asmar mengatakan untuk menjaga agar aktivitas kepemerintahan tidak terganggu, selama pekerjaan retrofit (penguatan struktur) kantor Gubernur Sumbar berlangsung, seluruh pegawai dipindahkan ke gedung baru yakni escape building.

Namun dia mengatakan ada dua biro yang terpaksa tetap menghuni Kantor Gubernur, karena escape building tidak mampu menampung
seluruh pegawai.

Menurut Ali Asmar, retrofitting Kantor Gubernur memakan anggaran sebesar Rp3 miliar. Diperkirakan, perbaikan gedung berlantai empat itu selesai pada Desember 2014.

Kantor Gubernur Sumatera Barat termasuk dalam 27 gedung yang rusak berat akibat gempa besar 2009. Karena konstruksi bangunannya masih dinilai kuat, gedung itu tidak dirobohkan dan hanya perlu perbaikan serta penguatan struktur bangunan, khususnya di lantai tiga dan empat.

Posted in: Indonesia