89 Gugur dan 10 Ribu Terluka Sejak Intifadhah al-Quds Meletus

Posted on November 19, 2015

0


Gaza – Pusat Informasi Palestina: Kementrian Kesehatan Palestina menyebutkan bahwa jumlah korban gugur sejak intifadhah al-Quds yang meletus pada awal Oktober lalu mencapai 89 syuhada, 18 di antaranya anak-anak dan 4 wanita. Sementara itu jumlah korban luka mencapai 10 ribu korban.

Dalam pernyataan yang dirilis pada Rabu (18/11), Kementrian Kesehatan Palestina mengatakan, 70 syuhada gugur ditembak pasukan penjajah Zionis di Tepi Barat, 18 di Jalur Gaza dan seorang pemuda gugur di Nagev, wilayah selatan Palestina terjajah tahun 1948.

Kemenkes menyatakan, lebih dari 1422 warga terluka tembak timah panas di Tepi Barat dan Jalur Gaza. Sementara itu 1053 lainnya terluka tembak peluru tajam yang dibalut karet, kesemuanya menjalani perawatan di rumah sakit. Sementara itu lebih dari 1100 terluka tembak peluru tajam yang dibalut karet menjadi pengobatan di lapangan. Ditambah sekitar 6300 lainnya mengalami sesak nafas kerena terkena tembak meriam gas air mata.

Sebanyak 255 warga mengalami luka patah tulang dan memar-memar akibat serangan pukulan dari para serdadu Zionis dan para pemukim pendatang Yahudi. Sementara itu sekitar 25 orang mengalami luka bakar.

Di Tepi Barat, sebanyak 983 warga terluka tembak timah panas, sekitar 938 terluka tembak peluru tajam yang dibalut karet. Sementara itu di Jalur Gaza, 439 warga terluka tembak timah panas dan 115 warga terluka tembak peluru tajam yang dibalut karet.

Kemenkes menambahkan, sebanyak 416 anak termasuk korban luka di Tepi Barat. Sebanyak 226 anak terluka tembak timah panas, 128 anak terluka tembak peluru tajam yang dibalut peluru karet. Sebanyak 24 anak terkena tembak langsung meriam gas dan 38 lainnya terluka akibat serangan pukulan dari para serdadu dan para pemukim pendatang Zionis. (asw/infopalestina.com)

Posted in: Palestina, Zionis