Israel Setujui Pembangunan Sinagog dan Pemukiman Yahudi Baru di Al-Quds

Posted on November 19, 2015

0


Al-Quds – Pusat Informasi Palestina: Surat kabar Israel Haaretz mengungkap edisi Selasa (17/11), PM Israel Benjamin Netanyahu malam menyetujui pembangunan 454 unit hunian Yahudi baru di kota Al-Quds bagian utara.

Netanyahu menyetujui penjualan tanah untuk perluasan dua perkampungan pemukiman Yahudi Ramout dan Ramout Salomo di wilayah baldah Shavat dan Bethanina serta desa Lafta yang penduduknya diusir Israel.

Sebelum ke Washington, Netanyahu membekukan rencana ini namun setelah kunjungan, ia menyetujui lagi.

Sebelumnya, pemerintah zionis menyetujui pembangunan 891 unit hunian di pemukiman Yahudi Gelo al-Quds barat di wilayah Betjala dan Betlehem.

Sinagog Yahudi Baru

Di sisi lain, Haaretz edisi menyebutkan, Kemenkeu Israel menganggarkan 5,2 juta Shekel untuk pembangunan sinagog Yahudi baru di pemukiman Gabat Zev sebagai ganti sinagog Eliet Hashhar yang dibangun di wilayah Palestina dan sudah diputuskan untuk digusur di tahun 2012.

Pakar hukum internasional Dr. Hana Isa menyebutkan, persetujuan pembangunan ini melanggar hak Palestina dan melanggar resolusi-resolusi PBB yang menganggap pemukiman Yahudi adalah ilegal dan inkonstitusional.

Isa mengatakan, pasukan Israel mempersulit dan mengejar-ngejar warga Palestina di Al-Quds sejak Israel berdiri tahun 1948 dengan tujuan yahudisasi penuh. Pengusiran warga Palestina baik dengan cara langsung atau tidak itu sudah jadi strategi.

Politik penggusuran rumah dan penyitaan tanah Palestina tidak pernah berhenti dilakukan Israel sejak meneken perjanjian Oslo, bahkan semakin masif dari hari ke hari. Pemukiman Yahudi pun semakin meluas. (at/infopalestina)

Posted in: Palestina, Zionis