Jumat Amarah ke-8, Penangkapan dan Bentrokan Sengit di Tepi Barat dan Perbatasan Gaza

Posted on November 21, 2015

0


Ramalah/Gaza – Pusat Informasi Palestina: Wilayah Tepi Barat dan perbatasan Jalur Gaza masih diwarnai sejumlah bentrokan sengit kemarin Jumat (20/11) antara pasukan penjajah dan pemuda Palestina yang merupakan jumat ke-8 dari Intifadhah Al-Quds.

Lembaga Bulan Sabit Merah mengumumkan, pihaknya menangani sebanyak 443 korban luka hingga jam 5.00 sore kemarin selama bentrokan di Tepi Barat, Al-Quds dan Jalur Gaza, 54 di antaranya karena peluru mematikan, 61 karena peluru karet dan 322 karena gas air mata, 6 jatuh dan terbakar.

Titik bentrokan di antaranya gerbang Beirah tepatnya di dekat perlintasan Beteil, 4 warga luka di desa Bilain, barat Ramallah, di kampung Nakar, barat Qalqiliah, utara Tepi Barat. Di sini banyak pemuda terluka, lebih dari 100 tersedak gas air mata dan peluru karet.

Di Hebron 13 orang luka dalam bentrokan serngan di baldah Halhul, wilayah Jaurah. Pasukan Israel melepaskan gas air mata dan peluru karet. Dua wartawan juga terkena tembakan langsung yakni Muhannad Syarif dan Shadi Qawasimi.

Bentrokan juga terjadi di Betlehem di perempatan Ghus Etzion dan kamp pengungsi Ayedah. Sejumlah warga mengalami luka dan Israel memasang penghalang di jalanan. Bentrokan juga terjadi di gerbang utara masuk Betlehem. Israel melepaskan gas air mata dan peluru karet.

Pihak Bulan Sabit Merah menegaskan korban luka mencapai 100 orang lebih di Betlehem.

Di Jenin, tepatnya di baldah Thaurah, Arqah barat kota, terjadi bentrokan sengit dengan pasukan penjajah. Sejumlah warga mengalami sesak nafas dan dua warga ditangkap. Warga melempari pasukan Israel dengan dengan batu.

Dari Gaza dilaporkan, bentrokan sengit antara pemuda Palestina dengan pasukan Israel yang merangsek masuk wilayah Timur dan utara. Lebih dari 25 orang terluka kemarin Jumat salah satunya dalam kondisi parah. (at/infopalestina)

Posted in: Palestina, Zionis