Penahanan 32 Jasad Syuhada Jadi “Bahan Bakar” Berlanjutnya Intifadhah

Posted on November 24, 2015

0


Ramallah – Pusat Informasi Palestina: Sampai saat ini pasukan penjajah Zionis masih menahan 32 jasad syuhada Palestina yang gugur setelah melakukan aksi-aksi kepahlawanan. Penahanan itu dilakukan penjajah Zionis dalam rangka untuk membuat “jera dan ketakutan” para pemuda Palestina. Namun, menurut para pengamat, kebijakan penjajah Zionis ini justru menjadi bahan bakar berlanjutnya intifadhah al-Quds yang meletus sejak awal Oktober 2015 lalu.

2015_Nopember_12_24

Menurut data yang dihimpun pusat kajian Israel dan Palestina “Al-Quds Center”, sejak meletus itntifadhah al-Quds hingga hari Senin (23/11), penjajah Zionis telah menahan 44 jasad syuhada dan sudah diserahkan sebagiannya. Sampai sekarang masih ada 32 jasad syuhada yang ditahan pasukan penjajah Zionis.

Peneliti pada Al-Quds Center, Ala Rimawi berpendapat bahwa tujuan pimpinan penjajah Zionis menahan jasad para syuhada adalah untuk mempengaruhi jalur peristiwa dan mendorong para pemuda intifadhah untuk berfikir ulang sebelum melakukan aksi apapun. Ini adalah kebijakan klasik yang digunakan penjajah Zionis selama intifadhah pertama dan kedua.

Rimawi menyatakan, berbeda dengan perkiraan kalangan politik dan militer “Israel” seputar kebijakan ini, penahanan jasad para syuhada justru meningkatkan aksi-aksi di lapangan. Hal ini yang menimbulkan munculnya beberapa pernyataan yang kontradiksi di antara para pimpinan penjajah Zionis.

Sementara itu Islam Abu Aun, peneliti yang sama di Al-Quds Center, mengatakan bahwa penahanan jasad para syuhada telah menimbulkan hasil yang sebaliknya. Kalangan masyarakat semakin terprovokasi untuk ikut dalam peristiwa-peristiwa intifadhah khususnya di daerah Hebron dan melibatkan para kabilah untuk memaksa penjajah Zionis agar menyerahkan sejumlah jasad para syuhada. (asw/infopalestina.com)

Posted in: Palestina, Zionis